Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ternyata tidak memberikan tempat bagi ludruk dalam peringatan Hari Jadi tahun ini. Sebagaimana tulisan Widodo Basuki, bahwa HUT Surabaya (ternyata) melupakan ludruk (JP, 10 Mei, 06). Memang ironis, tetapi itu realistis, karena pada prakteknya ludruk memang bukan lagi menjadi ikon kota Surabaya. Kalau selama ini ludruk masih disebut-sebut sebagai milik kota [...]
Filed under: seni | 2 Komentar »
