Belajar Sejarah, untuk Apa?

Belajar sejarah, nampaknya identik dengan pelajaran di sekolah. Sejarah dihapal dari nama-nama raja, kerajaan, angka-angka tahun, untuk kemudian dituliskan kembali ketika ada ulangan. Posisi pelajaran sejarah di sekolah itupun tidak dianggap penting, sehingga tidak menjadi mata pelajaran pokok dalam ujian nasional. Dapat dibayangkan sendiri, bagaimana apresiasi (baca: penghargaan) anak sekolah terhadap (pelajaran) sejarah.

Seni Rupa Indonesia Berkembang Tanpa Kendali

Catatan Akhir Tahun 2008

Seni rupa Indonesia berkembang pesat. Seniman perupa tidak lagi identik kemiskinan dan hidup melarat. Banyak pelukis muda kaya raya. Banyak pengusaha beralih jadi art dealer. Kolektor-kolektor baru bermunculan. Galeri seni tumbuh bak jamur di musim hujan. Tiada hari tanpa pameran lukisan. Kurator banyak kerjaan, media massa seni rupa muncul [...]

Kenangan Indah dari Wakatobi (2)

Nama Wakatobi itu sendiri masih saja menjadi pertanyaan setiap orang yang pernah mendengarnya. Meski sudah dijelaskan sebagai akronim nama empat pulau, selalu saja masih belum memuaskan. Mengapa Wakatobi? Kok mirip bahasa Jepang? Mungkin ada kemiripan, dengan bahasa Jepang, yang kira-kira dekat dengan makna “orang suka laut”. Dan ternyata, kebingungan nama daerah itu juga terjadi dengan [...]

Kenangan Indah dari Wakatobi (1)

Tanggal 1-3 Desember lalu, saya menjadi satu-satunya wakil Jawa Timur dalam acara Seminar dan Festival Tradisi Lisan VI, di kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Banyak hal yang layak dicatat sebagai kenangan yang tak terlupakan. Berikut ini adalah catatan saya yang pertama.