Posted on 29/12/2008 by henrinurcahyo
Nama Wakatobi itu sendiri masih saja menjadi pertanyaan setiap orang yang pernah mendengarnya. Meski sudah dijelaskan sebagai akronim nama empat pulau, selalu saja masih belum memuaskan. Mengapa Wakatobi? Kok mirip bahasa Jepang? Mungkin ada kemiripan, dengan bahasa Jepang, yang kira-kira dekat dengan makna “orang suka laut”. Dan ternyata, kebingungan nama daerah itu juga terjadi dengan [...]
DIarsipkan di bawah: Pengalaman Pribadi | Leave a Comment »
Posted on 16/12/2008 by henrinurcahyo
Tanggal 1-3 Desember lalu, saya menjadi satu-satunya wakil Jawa Timur dalam acara Seminar dan Festival Tradisi Lisan VI, di kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Banyak hal yang layak dicatat sebagai kenangan yang tak terlupakan. Berikut ini adalah catatan saya yang pertama.
DIarsipkan di bawah: Pengalaman Pribadi | 3 Komentar »
Posted on 25/12/2007 by henrinurcahyo
NEWSTART adalah Lembaga, Metode, Program dalam bidang kesehatan yang ditujukan kepada setiap insan manusia yang menginginkan hidup sehat secara alami melalui optimalisasi 8 unsur (element) yang sangat berpengaruh dalam kesehatan, 8 unsur tersebut merupakan satu kesatuan yang utuh yang harus diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
Newstart itu sendiri, sebetulnya merupakan akronim dari: Nutrition [...]
DIarsipkan di bawah: Pengalaman Pribadi | 1 Komentar »
Posted on 25/12/2007 by henrinurcahyo
Mungkin juga, menjadi pemakan bahan makanan nabati saja (vegetarian) tidak menjadi pilihan mutlak. Menjadi vegetarian memang bukan sebuah keharusan manakala sejak dini manusia sudah terbiasa dengan pola makan yang sehat, baik dari jenisnya, cara mengolahnya maupun cara makannya. Vegetarian menjadi alternatif ketika penyakit jadi persoalan atau bagaimana menjaga kesehatan.
DIarsipkan di bawah: Pengalaman Pribadi | 2 Komentar »
Posted on 24/12/2007 by henrinurcahyo
Manusia memang mahluk pemakan segala (omnivora), tetapi apa salahnya menjadi vegetarian? Toh segala kebutuhan gizi bagi tubuh dapat dipenuhi dari bahan makanan nabati. Sementara bahan makanan hewani, memang tak ada yang salah. Namun ternyata lebih selama ini dikonsumsi lantaran ”sekadar memuaskan selera.”
DIarsipkan di bawah: Lingkungan, Pengalaman Pribadi | Leave a Comment »