Posted on 31/08/2009 by henrinurcahyo
Oleh HENRI NURCAHYO
Pelukis sketsa legendaris itu telah tiada. Di negeri ini, pelukis yang setia dengan lukisan sketsa jumlahnya amat sangat sedikit. Dari jumlah itu, tidak ada satupun yang sanggup menandingi Lim Keng. Jebolan ASRI angkatan tahun 1962 itu melukis dengan cara yang tidak biasa. Bukan dengan pena atau kuas, melainkan dengan mulut bekas botol cuka [...]
DIarsipkan di bawah: seni | 3 Komentar »
Posted on 31/05/2009 by henrinurcahyo
Oleh Henri Nurcahyo, Anggota Pleno Dewan Kesenian Jawa Timur
Pertemuan Dewan Kesenian Tingkat Provinsi se-Indonesia di Malang, 21-23 Mei lalu sepakat untuk menindaklanjuti keputusan Kongres Dewan Kesenian se-Indonesia di Papua 2005 tentang pembentukan Dewan Kesenian Indonesia (DKI). Keputusan itu lahir dari perdebatan panjang para delegasi dari 17 provinsi yang hadir dalam pertemuan tersebut.
DIarsipkan di bawah: seni | Leave a Comment »
Posted on 31/05/2009 by henrinurcahyo
Joni Ramlan melukis sepeda. Bukan sepeda biasa, tapi sepeda tua yang sarat dengan kisah. Sepeda yang agak reyot, dengan tempelan stiker di sana-sini, atau cat yang mengelupas. Ada sepeda yang dilukisnya utuh, atau hanya diambil bagian-bagiannya saja. Malah ada yang tak jelas lagi sosok sepedanya. Bagaikan dimutilasi.
DIarsipkan di bawah: seni | Leave a Comment »
Posted on 04/03/2009 by henrinurcahyo
Jika ada yang bertanya, bagaimanakah potensi seni rupa Mojokerto? Maka para perupa Mojokerto yang akan menjawabnya. Bukan dengan kata-kata, melainkan langsung dengan perbuatan nyata. Hal ini akan langsung menepis anggapan bahwa perupa Mojokerto adem ayem. Tak bakal ada anggapan bahwa potensi perupa Mojokerto disangsikan keberadaannya.
DIarsipkan di bawah: seni | Leave a Comment »
Posted on 10/02/2009 by henrinurcahyo
Apakah perlunya kesenian di tengah krisis ekonomi yang berkepanjangan hingga sekarang ini? Apakah dengan kesenian lantas membuat perut menjadi kenyang dan menaikkan nilai tukar rupiah terhadap dolar? Bisakah orang berkesenian ketika perut terasa lapar dan melilit-lilit minta makan?
DIarsipkan di bawah: Kolom, seni | 1 Komentar »
Posted on 29/12/2008 by henrinurcahyo
Catatan Akhir Tahun 2008
Seni rupa Indonesia berkembang pesat. Seniman perupa tidak lagi identik kemiskinan dan hidup melarat. Banyak pelukis muda kaya raya. Banyak pengusaha beralih jadi art dealer. Kolektor-kolektor baru bermunculan. Galeri seni tumbuh bak jamur di musim hujan. Tiada hari tanpa pameran lukisan. Kurator banyak kerjaan, media massa seni rupa muncul [...]
DIarsipkan di bawah: seni | 3 Komentar »
Posted on 31/10/2008 by henrinurcahyo
Ketika reyog Ponorogo disebut-sebut diklaim oleh Malaysia, demonstrasi meletus dimana-mana. Badai protes tanpa henti. Sampai akhirnya, Malaysia mengakui bahwa sesungguhnya reyog memang milik Indonesia. Padahal, klaim itu sebetulnya tidak ada. Dalam situs http://www.heritage.gov.my/ yang berisi klaim terhadap Reyog Ponorogo yang menggegerkan itu, disebutkan bahwa reyog sebagai salah satu Tarian Tradisional Melayu, yang dinamakan: Tari Barongan. [...]
DIarsipkan di bawah: seni | Leave a Comment »
Posted on 16/10/2008 by henrinurcahyo
Potongan-potongan sisa kain (perca) dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Bukan hanya menjadi bahan baku kerajinan, namun sebagai bahan dasar membuat karya seni rupa yang bermutu. Potongan kain buangan itu ternyata dapat menggantikan fungsi cat dalam lukisan. Bukan sekadar ditempel-tempel menjadi karya kolase. Itulah yang saat ini dikerjakan oleh Endang, seniwati kain perca dari Porong Sidoarjo.
DIarsipkan di bawah: seni | 3 Komentar »
Posted on 13/07/2008 by henrinurcahyo
Grup Wayang Orang Warga Budaya yang beralamat di Sambirejo, Kota Madiun, berdiri sejak tahun 1978, namun sudah sangat lama tidak pernah aktif. Tidak pernah memiliki pengalaman nobong, hanya sesekali saja melakukan pementasan. Masa kejayaan terjadi sampai dengan tahun 1986, pentas 2-3 kali dalam sebulan. Namun setelah itu sangat jarang pentas. Pementasan terakhir adalah tahun 1995, [...]
DIarsipkan di bawah: seni | 4 Komentar »
Posted on 31/12/2007 by henrinurcahyo
Refleksi Peristiwa Kesenian di Jawa Timur Tahun 2007
PERISTIWA kesenian apakah yang telah terjadi sepanjang tahun 2007 di Jawa Timur? Beberapa peristiwa yang teringat adalah; Surabaya International Performing Art (SIPA), Pameran Lukisan Biennale Jatim di Taman Budaya Jatim, pentas teater monolog “Sarimin” Butet Kertaradjasa, pentas tari teater dari Sulsel, Festival Kesenian Rakyat bulanan di Restoran Kahyangan, [...]
DIarsipkan di bawah: seni | 3 Komentar »