Generasi Lambat Dewasa

Saya punya kenalan, kebetulan cewek, sudah sarjana, bahkan sudah jenjang strata-2. Dalam bayangan saya, orang seperti ini pasti enak diajak diskusi. Maklum, saya hanya S-3 (baca: SD, SMP, SMA). Tetapi, apa yang terjadi? Ternyata setiap kali saya berkomunikasi dengan dia, maka yang muncul adalah idiom-idiom anak muda jaman sekarang. Mulai darim lo-lo dan gue, gue, coz, plis deh, gue banget, dan sebagainya….. wah-wah, apa memang saya yang terlalu tua untuk memahaminya? Setahu saya, idiom-idiom itu hanya ada di iklan-iklan tivi. Konon kata anak saya, itu memang bahasa gaul, bahasa anak muda. Penjelasan itu memang bisa saya terima, tetapi kalau ada Sarjana S-2 masih seperti itu gaya bicaranya, jalan logikanya, bahkan isi kepalanya, wah-wah, apa ini bukan tergolong generasi lambat dewasa? Kalau hanya menyangkut gaya bicaranya saja mungkin saya masih bisa terima. Tetapi, jika isi kepalanya masih seperti itu, menurut saya ini memprihatinkan.
Baca lebih lanjut

Iklan