Janger Banyuwangi ” Ketroprak Rasa Bali “

Tulisan ini memang agak lama, cuma lupa upload. Maap. Urutan waktunya jadi kebalik dengan Wayang Orang.

Oleh Henri Nurcahyo
Taman Budaya Jawa Timur, 4 Februari 2012

Teater Janger atau kadang disebut Damarwulan atau Jinggoan, merupakan pertunjukan rakyat yang sejenis dengan ketoprak dan ludruk. Pertunjukan ini hidup dan berkembang di wilayah Banyuwangi, serta mempunyai lakon atau cerita yang diambil dari kisah-kisah legenda maupun cerita rakyat lainnya. Selain itu juga sama-sama dilengkapi pentas, sound system, layar/ tirai, gamelan, tari-tarian dan lawak. Serta pembagian cerita dalam babak-babak yang dimulai dari setelah Isya hingga menjelang Subuh. Baca lebih lanjut

Catatan Pengamatan Pergelaran Wayang Orang Surya Ndadari “ Kikis Tunggarana “


Taman Krida Budaya Jawa Timur, Malang. Sabtu, 25 Februari 2012

Oleh Henri Nurcahyo

Perebutan kekuasaan atas sebuah wilayah yang tak terurus bernama Kikis Tunggarana, antara kerajaan Pringgondani dan Trajutisna, merupakan intisari dari lakon “Kikis Tunggarana Wayang Orang Surya Ndadari dari Kabupaten Blitar, di Taman Krida Budaya Jatim, Malang. Ini bukan sekadar wayang orang, melainkan kolaborasi dengan Jaranan. Karena itu namanya Jarwo, Jaranan Wayang Orang. Dan yang menarik, hampir semua pemainnya adalah kalangan remaja. Sebuah proses regenerasi yang patut diacungi jempol. Baca lebih lanjut

Perspektif Budaya dalam Lingkungan Hidup

Pokok-pokok Pikiran

Oleh Henri Nurcahyo

1. Tanggal 14 Februari kemarin adalah Hari Valentin. Semua orang tahu, apalagi anak-anak remaja kota sekarang ini. Jangan tanya asal usulnya, itu tidak penting. Yang mereka tahu adalah Hari Valentin adalah hari menyatakan kasih sayang kepada soul mate kita, ataupun pacar, dengan cara memberikan sesuatu. Biasanya berupa coklat, atau seikat bunga mawar imitasi. Merayakan Hari Valentin tidak dapat dibendung, meski ada yang bilang bukan budaya Indonesia, itu budaya asing, sampai-sampai ada sekolahan yang mengumumkan di pengeras suara: Hari Valentin itu haram, dilarang bawa coklat dan merayakannya. Jadi, bagaimana kita menyikapi adanya Hari Valentin ini? Baca lebih lanjut