Catatan Pengalaman Umroh (15): Ketenangan Batin atau Kesenangan Batin?

15Pulang dari umrah, saya merasakan sebuah kepuasan tersendiri yang menyenangkan. Hati rasanya tenang, tanpa beban. Rasa capek lantaran bepergian, tidak sebanding dengan kesenangan yang diperoleh sepulang umrah. Tidak ada kata yang lebih pantas diucapkan kecuali “Alhamdulillah” karena sudah selesai menjalani ibadah umrah. Meskipun hanya ibadah sunnah. Tetapi pada saat itulah saya bertanya-tanya, apakah yang sebetulnya saya dapatkan sepulang umrah? Ketenangan atau kesenangan? Artinya beda lho…. Baca lebih lanjut

Reportase Budaya Jepang dalam Balet

Catatan Henri Nurcahyo

IMG_0895Membaca nama Hifumi Takimoto sebagai bintang tamu dalam Festival Balet Surabaya, terus terang saya berusaha mencari posisi sedemikian rupa agar tidak salah. Jangan sampai saya over estimate karena koreografer itu dari Jepang, namun jangan sampai pula saya under estimate karena namanya tidak saya temukan di Google. Apalagi selembar brosur bolak-balik yang menyertai pertunjukan hanya mencantumkan biodata singkat 11 penarinya dan sama sekali tidak menyebutkan sedikitpun biodata sang koreografer. Satu-satunya informasi dari Google yang saya dapatkan adalah bahwa Hifumi adalah Chairman of Etoile Ballet Itsuha, juri kompetisi balet di Lenmarc Surabaya akhir bulan Mei ini. Mungkinkah saya harus ketik dengan huruf Kanji untuk menemukan referensinya. Baca lebih lanjut

Ada Balet Rasa Sunda

Catatan Henri Nurcahyo

Rasa SundaLama tidak nonton pertunjukan balet, saya terkejut, ternyata ada perkembangan baru yang menarik. Bahwa balet tidak lagi identik dengan citarasa asing dan musik-musik klasik, namun sudah merambah citarasa etnis lokal. Dalam pertunjukan di Gedung Cak Durasim Taman Budaya Jatim, Sabtu malam (25/5) ada pertunjukan balet “rasa Sunda”, bahkan ada pula yang menyisipkan musik Madura. Ini pertunjukan yang menarik, sayang tidak banyak yang menonton, apalagi nyaris tidak ada apresiasi dari kalangan pelaku tari tradisi. Baca lebih lanjut

Surat Terbuka buat Ahok: Apresiasi pada Tukang Ojek Jakarta

Bapak Ahok yang terhormat

Terima kasih telah mengapresiasi surat saya yang lalu mengenai saran mengatasi macet, berupa “penghapusan hari libur”. Tinggal saya menunggu, apakah saran saya itu memang dapat dilaksanakan ataukah tidak.

Kembali saya berkirim surat kepada Bapak Ahok karena hanya alamat email Bapak yang saya ketahui setelah beberapa waktu lalu mengumumkannya secara terbuka. Memang ada niatan berkirim surat ke Bapak Jokowi, tapi saya pikir sama saja. Bukankah Jokowi – Ahok adalah dwi-tunggal?

Kali ini saya ingin mengajukan usulan, yaitu agar Pemerintah DKI Jakarta memberikan penghargaan khusus kepada para tukang ojek sepeda motor yang banyak bertebaran di seluruh pelosok Jakarta. Baca lebih lanjut

Catatan Pengalaman Umrah (14): Taubatan Nasuha

IMG_4957Satu hal penting yang menjadi motivasi kuat saya dalam ibadah umrah adalah melakukan taubatan nasuha. Taubat alias tobat yang benar-benar murni dan tulus, dan bukan kapok lombok (tobat dan kumat lagi). Tetapi benarkah saya telah betul-betul taubat? Bukankah selama ini saya sudah berulangkali menyatakan tobat namun ternyata mengulangi dosa lagi? Sampai seberapa kuat pernyataan tobat itu mampu mengekang saya untuk tidak berbuat dosa lagi? Sampai kapan? Jangan-jangan setelah euforia umrah berlalu, saya kumat lagi. Naudzubillah min dzalik. Baca lebih lanjut