Kampung Organik, Ekowisata dan Pendidikan Lingkungan

Jala-jalan - 1Berwisata di pedesaan itu banyak ragamnya. Menghirup udara segar, jalan-jalan menyusuri pematang sawah, menghayati pemandangan indah, menikmati makan dan minuman organik serta menyaksikan berbagai contoh budidaya organik di lahan terbuka maupun RSO (Rumah Sayur Organik). Bagaimana kalau sesekali merasakan menjadi petani, belajar bertani secara organik, atau mengolah sampah menjadi pupuk kompos?

Tertarik berwisata seperti itu? Cobalah berkunjung ke dusun Penanggungan, desa Penanggungan, Trawas, Mojokerto. Di situlah Kampung Organik “Brenjonk” berada. Sebuah komunitas desa yang sepenuhnya melakukan pertanian tanpa menggunakan pestisida dan pupuk kimia, bertani selaras dengan keseimbangan alam.

Brenjonk itu sendiri adalah sebuah nama organisasi berbasis komunitas (community based organization – CBO). Kata “Brenjonk” berasal dari kata Sumber Rejo, yang biasa dilafalkan “Mber Rejo” dan kemudian menjadi Brenjonk. Sumber Rejo adalah nama mata air yang terdapat di dusun Penanggungan dan masih lancar memancarkan air sampai sekarang. Di desa inilah banyak sumber air yang masih terjaga, bahkan muncul di sela-sela pematang sawah terasering.

Bahwasanya alam semesta memang sudah menyediakan lahan subur yang siap diolah, namun manusia tidak merasa cukup dan melakukan rekayasa tanpa memerhatikan keseimbangan alam. Atas nama modernisasi, pertanian telah mengalami perubahan pesat yang mau tak mau berdampak negatif terhadap keseimbangan alam.
Kompos - 1
Maka Brenjonk memiliki program untuk melakukan penguatan basis ekonomi di pedesaan; Menyadarkan masyarakat terhadap budaya pola konsumsi yang sehat dan aman; Menerapkan sistem pertanian organik berbasis komunitas; serta Melakukan promosi dan pemasaran produk organik.

Sebagai organisasi, kegiatan utama Brenjonk adalah membuat dan menyosialisasikan gerakan pertanian dengan sistem organik, yaitu budidaya pertanian yang dilakukan secara ekologis, seperti menggunakan pupuk dan pestisida alami, mengedepankan keragaman (biodiversity) dan menjamin keberlanjutan (sustainability), dll. Pertanian organik dilakukan langsung di lahan terbuka (sawah, lahan kering, pemukiman) ataupun dengan cara membuat Rumah Sayur Organik (RSO) skala keluarga.

Terdapat banyak Rumah Sayur Organik (green house) yang tersebar di halaman rumah penduduk dusun Penanggungan, dan budidaya sayur dan buah dalam anjang-anjang (para-para), serta pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos. Itu sebabnya dusun Penanggungan lantas ditetapkan sebagai Kampung Organik.

Bentuk-bentuk produk organik yang terdapat di Kampung Organik ”Brenjonk” antara lain: Beras Organik Tuton (tumbuk); Berbagai jenis sayuran; Buah-buahan lokal; Palawija (jagung, ketela, ubi, kacang-kacangan dll); Empon-empon (aneka bumbu lokal); Tanaman obat (herbal).

Selain menghasilkan produk organik, Brenjonk juga menawarkan program Ekowisata di Kampung Organik, dan membuka kesempatan untuk mendapatkan pendidikan lingkungan hidup (PLH) bagi semua kalangan yang dilangsungkan dengan cara-cara yang menyenangkan.
Fasilitas - 3
Kalau ingin bermalam, Kampung Organik “Brenjonk” sengaja tidak menyediakan fasilitas penginapan berupa hotel, bungalow, asrama dll, melainkan dilakukan dengan cara tinggal di rumah-rumah warga desa (live in). Bahkan sarana pertemuan pun menggunakan pendopo Balai Dusun yang berkapasitas 100 orang.
Sayur Organik - 4
Di Kampung Organik Brenjonk terdapat Warung Brenjonk (food court); Rumah Sayur Organik Skala Keluarga; Sentra Pembibitan Tanaman Organik; Rumah Pengolahan Media Tanam Organik; Rumah Pengemasan Sayur Organik (Packing House); Kolam Ikan; Kebun Salak Organik; Kebun Palawija; Kebun Tanaman Buah; Model Pekarangan Berkelanjutan; Sawah Organik; Kebun Jagung Organik; Mata Air “Sumber Rejo” dan Jalan Setapak Susur Sawah yang eksotis.

Silakan berkunjung ke Brenjonk, meski hanya sekadar jalan-jalan menikmati kesejukan pemandangan alam. Atau kalau berminat terhadap Paket Program Pendidikan Lingkungan Hidup, bisa dipilih paket-paket berikut ini:
1. Susur Kampung Organik
2. Andai Aku Jadi Petani
3. Kuliner Organik
4. Wisata Herbal Organik
5. Wisata Rumah Sayur Organik
6. Pengolahan Pupuk Organik
7. Wisata Buah Lokal
8. Wisata Budaya
9. Energi Terbarukan – Biogas
10. (Atau dapat berunding bagaimana baiknya).

Eh satu hal lagi, setiap ada kunjungan yang sudah direncanakan, maka Brenjonk akan membuka semacam “Pasar Kaget” yang menyediakan aneka macam hasil bumi, buah-buahan dan sayur mayur organik. Kesemuanya itu hasil kebun penduduk desa Penanggungan sendiri, tidak dibeli dari pasar. Silakan dibeli sebagai oleh-oleh yang khas dari desa agar penduduk setempat juga dapat merasakan langsung manfaat Wisata Organik ini. Ditunggu yaa…..
Belanja - 2
KONTAK
– Kantor: 0822 3195 6172 – 0812 7220 4077 (Slamet) – 0812 3100 832 (henri nurcahyo)
– Email : brenjonk_cad@yahoo.co.id
– Website : http://www.brenjonk.com (maaf sementara masih off)
– Fanpage : https://www.facebook.com/brenjonk
– Alamat : Dusun Penanggungan, Desa Penanggungan, Kecamatan Trawas, Mojokerto – 61375. (Kalau dari arah Mojosari, setelah Polsek Trawas ada tikungan pertama ke kiri. Awas kelewatan, sebab jalanan menurun tajam).
Hasil Bumi - 2

Satu Tanggapan

  1. Sangat menarik.. 👍👍

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: