Keluhan Klise Nasib Bahasa Jawa

OLEH HENRI NURCAHYO

Setiap kali bicara nasib bahasa Jawa, yang terdengar adalah keluhan memelas dan langsung menyalahkan generasi muda. Banyak orang Jawa sudah kehilangan Jawanya, katanya. Maka solusi yang kemudian diusulkan adalah, memasukkan (kembali) bahasa Jawa ke dalam kurikulum sekolah. Apakah memang harus itu solusinya? Baca lebih lanjut

Iklan

Kamus Dialek Suroboyo

Kamus ini belum selesai, masih proses, tapi ketimbang harus nunggu selesai, yaa langsung dipublish saja. Inilah enaknya media online. Tetapi, saya pikir-pikir, menyusun (semacam) kamus dialek Suroboyo ini lebih baik bukan dengan cara abjad, melainkan langsung dengan contoh satu kata dan sejumlah kata lain yang mirip-mirip artinya. Seperti kata Ujang teman saya itu, dia tanya: Apa bedanya Ngeluyur, Ngelayap, mBlayang, mBlakrak, Kloyongan, Idher, mBlusuk, ngLencer, Kluthusan, dlll… Nah akeh kaaan. Wis talah, sementara iki terimoen ae sik rek. Engkuk tak susulno dengan versi seperti yang ditanyakan Ujang itu. Suwun yo Cak. Baca lebih lanjut

Bahasa Lokal atawa Dialek Suroboyoan

Bahasa Jawa yang berkembang di Surabaya memiliki ciri khasnya sendiri. Bukan seperti bahasa Jawa umumnya, dan tentu saja jauh berbeda dengan bahasa Jawa Mataraman atau Jawa Tengah. Kebetulan saya sekian tahun yang lalu sudah mencoba mengumpulkan istilah-istilah khas Suroboyoan,yang rencananya mau diterbitkan menjadi buku. Tetapi, proyek itu macet dengan berbagai sebab. Saya lantas berpikir, mengapa tidak dipublikasikan via blog ini saja? Nah, sambil saya mencari arsip, saya akan selalu meng-update setiap temuan baru istilah-istilah itu. Mohon komentarnya yaa… Terima kasih. Baca lebih lanjut