Mimpi Pelukis Jadi Kaya

BAGAIMANAKAH caranya untuk bisa menjadi pelukis yang terkenal dan laris? Ini pertanyaan sederhana dan memang dapat dimaklumi. Sepintas memang dapat dilihat, ada yang dengan mudahnya mencapai tujuan tanpa perlu susah payah. Ada pula yang cepat terkenal, sering masuk koran, ditulis di majalah dan diliput televisi, padahal karyanya hanya biasa-biasa saja. Dalam belantara seni rupa juga dapat disaksikan ada yang berulangkali menang festival, lomba dan semacamnya, padahal namanya tidak pernah beredar dalam percaturan seni rupa. Sungguh sulit memahami, ketika dalam belantara seni rupa ditemukan ada yang mampu menjual karya dengan harga yang fantastis, meskipun kualitasnya tidak istimewa betul. Namun juga dapat ditemukan dalam belantara karya-karya yang bagus, berbobot, namun orangnya biasa-biasa saja, tidak terkenal namanya, dan amat jarang muncul di perbincangan seni rupa. Dalam belantara seni rupa, seakan-akan sulit memahami, apa sesungguhnya hukum yang berlaku. Benarkah dalam belantara seni rupa hanya berlaku satu hukum, yakni Hukum Rimba?
Baca lebih lanjut

Iklan

Kutukan Bencana Korban Lumpur

Bencana demi bencana akan terus terjadi selama ribuan korban Lumpur Sidoarjo tidak ada yang bertanggungjawab. Ini bukan kutukan, tapi jangan salahkan kalau ada yang memiliki suara batin seperti itu. Pemerintah telah lepas tangan, Lapindo terus mengelak, rakyat unjuk rasa dianggap penjahat pengganggu kepentingan umum, ribuan pengungsi berdesakan di los-los pasar, Hak Azasi Manusia mereka telah dirampas habis-habisan. Jadi, salahkah kalau kemudian muncul kutukan seperti itu???
Baca lebih lanjut

Salam Budaya

Apakah yang harus dikatakan ketika ada kesempatan untuk berkata-kata? Itulah yang terjadi ketika aku berhadapan dengan ruang kosong ini. Persoalan seperti inilah yang dihadapi anak-anak sekolah ketika sang guru capek bicara, kemudian mengakhiri kalimatnya dengan: “Siapa yang bertanya?” Hal yang sama juga terjadi di ruang-ruang diskusi, ruang seminar, dan banyak lagi fora ceramah. Kebebasan untuk berbicara, ternyata tidak mudah menggunakannya. Padahal, mendapatkan kebebasan itu bukan hal yang mudah. Banyak orang yang berani mengorbankan segalanya untuk mendapatkan kebebasan, tetapi ternyata mereka malah tidak tahu harus berbuat apa-apa ketika kebebasan sudah berada di ujung jemarinya, tak tahu apa yang harus dikatakan ketika kebebasan berada di ujung lidahnya, tak tahu juga kemana melangkah ketika kebebasan ada di ujung kakinya.
Baca lebih lanjut

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!